Senin, 20 Desember 2010

Kunjungan Kerja Dirjen PP & PL ke KKP KELAS II Pontianak Wilker Entikong (22-23 November 2010)





    Dalam Kunjungan kerjanya ke KKP Kelas II Pontianak sekaligus membuka kegiatan Rapat Koordinasi Satgas Penanganan TKI B di PPLB Entikong tanggal 22 dan 23 November 2010,beliau didampingi oleh Kepala KKP Kelas II Pontianak Bapak Junghans Sitorus,SKM,M.Kes,Kadinkes Prov.Kalbar Bapak dr.Andi Jap,M.Kes .Kadinkes Kab.Sanggau Bapak dr.Jones Siagian,MQIH. Beserta rombongan.

    Dalam kesempatan tersebut beliau juga mengunjungi Pos pelayanan KKP Wilker Entikong di UP3L B,Kantor Wilker Entikong,serta temuwicara dengan staf Wilker Entikong,Beliau memberikan tanggapan yang sangat baik atas sambutan serta keadaan Wilker Entikong,serta memberikan motivasi dan semangat untuk para petugas agar menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab.Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih atas nama Kemenkes kepada petugas Wilker Entikong yang telah bekerja dan mengabdi kepada Kementerian Kesehatan RI di Pos Lintas Batas Darat Entikong..
                            

Rabu, 27 Oktober 2010

PELAYANAN KESEHATAN TKI B DI PPLB ENTIKONG


PELAYANAN KESEHATAN TKI B
DI PINTU MASUK PPLB ENTIKONG

     KKP Pontianak Wilker Entikong sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya telah melaksanakan beberapa kegiatan yang salah satunya adalah pelayanan kesehatan Tenaga Kerja Bermasalah di pintu masuk perbatasan Indonesia dengan Sarawak malaysia.Kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 2009 sampai dengan sekarang.
Adapun kegiatanya meliputi pendataan,Pemeriksaan serta pelayanan kesehatan terbatas serta rujukan.
     Selama tahun 2009 jumlah TKI B Yang terdata di KKP Pontianak wilker Entikong sebanyak 1.723 orag
rata-rata perbulan sekitar 141 orang ,dengan jumlah kunjungan klinik sebanyak 504 orang

untuk rawat jalan.Untuk tahun 2010 sampai dengan Agustus 2010 sebanyak 1.828 TKI B,dengan Jumlah Pasien sebanyak 445 Orang. 

Adapun tujuan kegiatan ini adalah:
1.Agar TKI B yang sakit mendapatkan pelayanan yang memadai 
   dengan fasilitas yang  telah disediakan oleh KKP di pintu masuk 
   Pos Lintas Batas Darat
2.Mencegah factor resiko terhadap TKI  lain yang ada  dalam 
  rombongan sehingga menghambat penyebaran penyakit.
3.Mencegah keluar masuknya penyakit karantina dan penyakit 
   potensial wabah dipintu masuk PPLB Entikong
  
Indikator Keluaran
Dapat dicegahnya penyebaran penyakit karantina dan penyakit potensial wabah
Keluaran
Pasien mendapatkan perlakuan yang sesuai dengan keadaannya,dan pelaksanaan kegiatan sesuai prosedur.


10 Penyakit Terbanyak Kunjungan Klinik pasien rawat jalan TKI B
KKP Kleas II Pontianak Wilker entikong
Tahun 2010















TABEL.1. 














No
Jenis Penyakit
Jan
Feb
Mar
Apr
Mei
Jun
Jul
Agust
Sep
Okt
Nop
Des
Jumlah
1
Gastritis
6
5
3
1
7
1
4
29




56
2
Influenza
3
3
2
2
5
3
6
16




40
3
Artritis Rhematoid
2
4
3
2
3


17




31
4
Hypertensi
3
1
3
1
2
1
2
12




25
5
Alergi
2
2
2

4
1
1
11




23
6
Batuk
1
2
2
1
3


11




20
7
 Susp.Febris
1
1
3
1
3


10




19
8
Migrain

1




3
14




18
9
Asma
3
1
1

2
1

9




17
10
Anemia
1
2
3
1
1
1

8




17

JUMLAH
22
22
22
9
30
8
16
137




266

Senin, 20 September 2010

POS PELAYANAN KESEHATAN ARUS MUDIK LEBARAN TAHUN 2010 DI ENTIKONG

Situasi arus mudik lebaran tahun ini diperkirakan lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dapat dilihat pada hari pertama pelaksanaan pos pelayanan kesehatan arus mudik lebaran tahun 2010 di Entikong dimana jumlah pemudik yang terdata di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Pontianak Wilker Entikong yang menggunakan alat angkut bis antar negara berjumlah 380 orang. Hal tersebut dapat dikarenakan banyaknya WNI yang bekerja di Malaysia memanfaatkan momen lebaran untuk pulang kampung halaman dan bertemu keluarga. Selain itu juga bisa karena telah habisnya masa kerja/kontrak bagi sebagian TKI kita.
Pada hari kedua pelaksanaan pos pelayanan kesehatan arus mudik lebaran tahun 2010 di Entikong ini, KKP Kelas II Pontianak Wilker Entikong mendapat kunjungan dari Direktur PPML Ditjen PP&PL yaitu dr.M.Subuh,MPPM untuk memantau langsung situasi di Entikong serta memberikan bimbingan teknis tentang jenis penyakit yang menular langsung yang memerlukan perhatian dan penanganan yang cepat.
Dari hari pertama sampai hari ketujuh pelaksanaan pos pelayanan kesehatan arus mudik lebaran tahun 2010 di Entikong, terdata jumlah pelintas yang masuk ke Indonesia menggunakan alat angkut bis antar negara sebesar 4725 orang, dengan jumlah terbanyak pada hari ke empat pelaksanaan pos pelayanan kesehatan arus mudik lebaran tahun 2010. Jumlah ini tentunya masih bisa bertambah lebih banyak karena tidak semua pemudik atau TKI yang pulang dari Malaysia menggunakan bis antar negara. Khusus untuk situasi lebaran tahun 2010 ini, KKP Kelas II Pontianak Wilker Entikong membuat register pendataan jumlah pelintas secara spesifik, yaitu berdasarkan alat angkut serta total pelintas yang masuk ke Indonesia tiap hari. Dengan maksud agar dapat terpilah mana pelintas yang merupakan pemudik dan pelintas biasa atau wisata.
Untuk jumlah pasien yang mendapat pelayanan kesehatan di pos kesehatan KKP Pontianak Wilker Entikong dari tanggal 3 sampai dengan 9 september 2010 berjumlah 23 orang, dengan diagnosa penyakit paling banyak adalah Gastritis.
Setelah selesai lebaran, diperkirakan arus balik lebaran ke Malaysia tetap ramai. Oleh sebab itu pos pelayanan kesehatan arus mudik lebaran tahun 2010 di Entikong tetap siaga.Dari pelintas yang keluar dari Indonesia yang menggunakan alat angkut bis antar negara terdata di KKP Kelas II Pontianak Wilker Entikong berjumlah 1501 orang. Dari jumlah yang terdata tersebut, terdapat 2 orang yang memerlukan pelayanan kesehatan di pos pelayanan kesehatan arus mudik lebaran tahun 2010 di Entikong

Pertemuan Persiapan Pos Pelayanan Kesehatan Arus Mudik Lebaran 2010 Entikong

Salah satu tupoksi KKP adalah pelayanan kesehatan terbatas di wilayah pelabuhan,bandara dan pos lintas batas darat. Oleh sebab itu menjelang datangnya lebaran tahun 2010 ini,Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pontianak Wilker Entikong akan menyiapkan satu pos pelayanan kesehatan untuk pemudik dan TKI yang pulang dari malaysia di PLBD Entikong, sesuai dengan arahan dari Kepala Seksi Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah KKP Kelas II Pontianak.
Dr.Diono dalam instruksinya menyampaikan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan pos pelayanan kesehatan arus mudik lebaran tahun 2010. Mengenai waktu pelaksanaannya adalah mulai tanggal 3 september 2010 sampai dengan tanggal 18 september 2010, dengan sasaran utamanya pemudik dan TKI yang pulang dari malaysia dan juga melayani pemeriksaan kesehatan bagi pekerja yang ada di PLBD Entikong.
Selain itu juga diharapkan pada pelaksanaan pos pelayanan kesehatan arus mudik lebaran tahun 2010 di PLBD Entikong ini adanya koordinasi dan sinkronisasi antar seksi di KKP Kelas II Pontianak baik itu Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi, Pengendalian Risiko Lingkungan dengan Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah sehingga kegiatan ini dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, KKP Kelas Pontianak Wilker Entikong melakukan persiapan, perencanaan dan pendataan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Melakukan pembagian tugas sesuai bidang masing-masing personel dan mengatur jadwal piket. Selain itu juga dilakukan pemberitahuan kepada semua instansi terkait di PLBD Entikong bahwa khusus untuk pelayanan kesehatan arus mudik lebaran tahun 2010 di Entikong ini tidak ada biaya alias gratis.(tk)

Senin, 23 Agustus 2010

Peluncuran blog wilker Entikong


Pada hari ini tanggal 23 Agustus 2010, KKP Pontianak wilker Entikong secara resmi meluncurkan alamat blog yang dapat diakses oleh masyarakat umum. Dengan adanya pembuatan blog ini bertujuan agar masyarakat lebih mengenal KKP Pontianak wilker Entikong, baik itu tupoksinya, kegiatannya maupun event-event yang diselenggarakan oleh KKP Pontianak wilker Entikong.
Selain itu juga, dengan adanya blog ini diharapkan dapat menjadi media informasi dan komunikasi yang lebih efektif terutama bagi masyarakat perbatasan yang selalu dinamis dan butuh informasi terbaru terutama bidang-bidang kesehatan.